NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM NUSANTARA PADA TRADISI SADRANAN SETANA, SADRANAN KALI, DAN SADRANAN GUNUNG, DI DESA MRANGGEN KIDUL KABUPATEN TEMANGGUNG

Arif Budi, Setiawan (2026) NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM NUSANTARA PADA TRADISI SADRANAN SETANA, SADRANAN KALI, DAN SADRANAN GUNUNG, DI DESA MRANGGEN KIDUL KABUPATEN TEMANGGUNG. Thesis thesis, Institut Islam Nahdlatul Ulama Temanggung.

[thumbnail of 21224015_BAB-I_BAB-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf] Text
21224015_BAB-I_BAB-V_DAFTAR-PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji nilai-nilai pendidikan Islam Nusantara yang terkandung dalam tradisi Sadranan setana, Sadranan kali, dan Sadranan gunung di Desa Mranggen Kidul, Kabupaten Temanggung. Tradisi Sadranan merupakan praktik budaya-religius masyarakat Jawa yang dilaksanakan sebagai bentuk ungkapan rasa syukur, penghormatan terhadap leluhur, serta kegiatan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai pendidikan Islam Nusantara, relasi antar nilai, karakteristik nilai, serta dampak implementasinya dalam kehidupan masyarakat melalui tiga bentuk tradisi Sadranan yang hidup dalam satu wilayah.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Etnografi partisipatif. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan tokoh adat, pemerintah desa, serta studi doku. Analisis data dilakukan melalui tahapan analisis domain, taksonomi, komponen, dan tema untuk mengungkap makna simbolik serta nilai-nilai pendidikan yang terinternalisasi dalam praktik tradisi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Sadranan mengandung nilai-nilai pendidikan Islam Nusantara yang meliputi Nilai tauhid, Religiusitas, Adab, Solidaritas sosial, gotong-royong,dan tanggung jawab Ekologis. Sadranan Setana menekankan nilai penghormatan terhadap leluhur dan kesinambungan spiritual; sedangkan sadranan kali dan Sadranan Gunung merepresentasikan nilai ketauhidan, keteguhan spiritual, serta relasi harmonis antara manusia dan alam semesta, serta tanggung jawab ekologis. Ketiga bentuk Sadranan tersebut membentuk satu kesatuan sistem pendidikan Islam berbasis budaya yang bersifat kolektif, kontekstual, dan berbasis pengalaman.
Berbeda dengan penelitian terdahulu yang umumnya mengkaji tradisi Sadranan secara umum, penelitian ini menegaskan keunikan Desa Mranggen Kidul sebagai satu-satunya wilayah yang memiliki tiga bentuk Sadranan sekaligus, sehingga memperlihatkan sistem nilai pendidikan Islam Nusantara yang utuh dan saling melengkapi. Temuan penelitian ini berkontribusi pada pengembangan pendidikan Islam kontekstual dengan menjadikan tradisi lokal sebagai sumber pembelajaran nilai religius, sosial, dan ekologis dalam bingkai Islam Nusantara

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Nilai-nilai pendidikan islam, Islam Nusantara,Tradisi Sadranan.
Subjects: 300 – Ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 370 Pendidikan
Divisions: Pascasarjana > 86130-Pendidikan Agama Islam
Depositing User: SIP. Makhsun Baidlowi
Date Deposited: 21 Sep 2026 03:46
Last Modified: 21 Sep 2026 03:46
URI: https://repository.inisnu.ac.id/id/eprint/15

Actions (login required)

View Item
View Item